Ahli medis Indonesia yang kerap memasuki Gaza, Dr Joserizal Jurnalis
mengatakan, tentara Israel merasakan takut yang luar biasa ketika
memasuki Gaza. Karena itu, mereka memasuki Gaza dengan Tank Merkava.
Mereka pun tidak berani keluar dari tank dan menghabiskan berhari-hari di dalam sana. "Mereka menahan kencing dan BAB dengan menggunakan pembalut," papar Jose menceritakan pengalamannya ke Gaza pada 2009.
Mereka pun tidak berani keluar dari tank dan menghabiskan berhari-hari di dalam sana. "Mereka menahan kencing dan BAB dengan menggunakan pembalut," papar Jose menceritakan pengalamannya ke Gaza pada 2009.
Sementara di luar tank, katanya, pasukan elite Palestina, Brigade
Izzuddin al-Qassam, menyebar. Bermodalkan senjata AK-47, mereka
mengintai pasukan Israel.
Ia menjelaskan, mereka menahan lapar dan haus dengan berpuasa. Sesekali mereka berzikir sambil tetap melakukan pengintaian. Pada saat kap tank terbuka, mereka masuk dan melakukan menyerbu dan mengalahkan pasukan Israel.
Aksi yang sama diprediksi akan terulang kembali jika Israel melakukan serangan darat. Brigade Izzuddin al-Qassam selalu menyerukan Gaza akan menjadi neraka bagi Israel.
Sumber : Republika
Ia menjelaskan, mereka menahan lapar dan haus dengan berpuasa. Sesekali mereka berzikir sambil tetap melakukan pengintaian. Pada saat kap tank terbuka, mereka masuk dan melakukan menyerbu dan mengalahkan pasukan Israel.
Aksi yang sama diprediksi akan terulang kembali jika Israel melakukan serangan darat. Brigade Izzuddin al-Qassam selalu menyerukan Gaza akan menjadi neraka bagi Israel.
Sumber : Republika
No comments:
Post a Comment